Bingung memilih antara Honda Tiger dan Megapro karena as roda belakangnya? Tenang, kami akan bantu bedah dan ulas perbedaannya secara tuntas.
Ukuran dan Material
Perbedaan pertama terletak pada ukuran dan material as roda belakang. Tiger menggunakan as roda berukuran 17 mm dengan material baja. Sementara Megapro memakai as roda berukuran 15 mm yang terbuat dari aluminium.
Kekuatan
Material baja pada as roda Tiger membuatnya lebih kuat dan kokoh. As roda ini dirancang untuk menahan beban yang lebih besar dan penggunaan dalam kondisi berat. Di sisi lain, as roda aluminium pada Megapro lebih ringan dan fleksibel.
Berat
Karena perbedaan material, as roda Tiger lebih berat dibandingkan Megapro. Bobot yang lebih berat ini dapat berdampak pada performa motor, terutama pada akselerasi dan handling.
Fleksibilitas
As roda aluminium Megapro lebih fleksibel dibandingkan as roda baja Tiger. Fleksibilitas ini memungkinkan motor meredam getaran dan guncangan dengan lebih baik. Namun, fleksibilitas berlebihan juga dapat menyebabkan ketidakstabilan saat melaju di kecepatan tinggi.
Ketahanan Terhadap Korosi
As roda baja Tiger lebih rentan terhadap korosi dibandingkan as roda aluminium Megapro. Korosi dapat melemahkan material as roda dan mengurangi kekuatannya seiring waktu.
Perawatan
As roda Tiger memerlukan perawatan rutin untuk mencegah korosi. Pemilik harus membersihkan dan melumasi as roda secara berkala. As roda Megapro lebih tahan korosi, tetapi tetap membutuhkan perawatan dasar untuk menjaga kinerjanya.
Harga
Harga as roda belakang Tiger dan Megapro berbeda tergantung pada model dan tahun pembuatan. Umumnya, as roda Tiger lebih mahal dibandingkan Megapro karena menggunakan material baja yang lebih kuat.
Kesimpulan
Pemilihan as roda belakang Tiger atau Megapro bergantung pada kebutuhan dan preferensi pengendara. Jika membutuhkan kekuatan dan daya tahan yang tinggi, as roda Tiger bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun, jika lebih mengutamakan bobot ringan dan fleksibilitas, as roda Megapro adalah pilihan yang lebih baik. Pertimbangkan faktor-faktor seperti kondisi penggunaan, gaya berkendara, dan anggaran sebelum mengambil keputusan.