Kiprok Satria FU, Sama atau Beda dengan Kiprok Biasa?

Hadi Saputra

Kelistrikan sepeda motor merupakan salah satu komponen penting yang menunjang kinerja keseluruhan kendaraan. Salah satu komponen dalam sistem kelistrikan yang berperan krusial adalah kiprok. Kiprok berfungsi untuk mengubah arus bolak-balik (AC) yang dihasilkan oleh spul menjadi arus searah (DC) yang dibutuhkan untuk mengisi aki dan menghidupkan berbagai komponen kelistrikan lainnya.

Bagi pengendara motor Satria FU, mengenal kiprok dan fungsinya menjadi hal yang esensial. Pasalnya, kiprok yang bermasalah dapat menyebabkan berbagai masalah pada sistem kelistrikan, seperti aki yang cepat soak atau lampu yang redup.

Namun, banyak pertanyaan yang muncul di kalangan bikers Satria FU mengenai apakah kiprok yang digunakan pada motor mereka sama dengan kiprok yang digunakan pada motor biasa. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut ulasan lengkapnya:

Jenis Kiprok pada Motor

Secara umum, terdapat dua jenis kiprok yang digunakan pada sepeda motor, yaitu:

  1. Kiprok Full Wave: Jenis kiprok ini memanfaatkan semua gelombang arus AC yang dihasilkan oleh spul. Kiprok full wave dapat menghasilkan arus DC yang lebih besar dan stabil dibandingkan dengan kiprok half wave.
  2. Kiprok Half Wave: Jenis kiprok ini hanya memanfaatkan sebagian gelombang arus AC yang dihasilkan oleh spul. Kiprok half wave menghasilkan arus DC yang lebih kecil dan kurang stabil dibandingkan dengan kiprok full wave.

Kiprok Satria FU dan Kiprok Biasa

Motor Satria FU menggunakan kiprok tipe full wave. Artinya, kiprok Satria FU memanfaatkan semua gelombang arus AC yang dihasilkan oleh spul untuk menghasilkan arus DC.

BACA JUGA  Tak Kalah Penting, Ini Detail Panjang Rantai Verza 150 yang Perlu Diketahui

Sedangkan untuk motor biasa, jenis kiprok yang digunakan dapat bervariasi tergantung pada model dan tahun produksi motor. Beberapa motor biasa menggunakan kiprok full wave, sementara yang lain menggunakan kiprok half wave.

Spesifikasi Kiprok Satria FU

Kiprok Satria FU memiliki spesifikasi sebagai berikut:

  • Tipe: Full wave
  • Input: 100-200 VAC
  • Output: 12 VDC
  • Kapasitas Maksimum: 30 A

Perbedaan Kiprok Satria FU dengan Kiprok Biasa

Meskipun memiliki fungsi yang sama, terdapat beberapa perbedaan mendasar antara kiprok Satria FU dengan kiprok biasa, yaitu:

  1. Kapasitas: Kiprok Satria FU memiliki kapasitas yang lebih besar (30 A) dibandingkan dengan kebanyakan kiprok biasa (15-20 A). Ini karena motor Satria FU memiliki kebutuhan daya listrik yang lebih besar dibandingkan dengan motor biasa.
  2. Harga: Kiprok Satria FU cenderung lebih mahal dibandingkan dengan kiprok biasa. Hal ini karena kiprok Satria FU memiliki spesifikasi yang lebih tinggi dan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan sistem kelistrikan motor Satria FU.

Bisakah Kiprok Biasa Digunakan pada Satria FU?

Secara teknis, kiprok biasa dengan kapasitas yang sama (30 A) dapat digunakan pada motor Satria FU. Namun, penggunaan kiprok biasa tidak disarankan karena beberapa alasan berikut:

  • Kurang Optimal: Kiprok biasa tidak dirancang khusus untuk sistem kelistrikan Satria FU, sehingga kinerja dan ketahanannya mungkin tidak optimal.
  • Resiko Kerusakan: Penggunaan kiprok biasa dengan kapasitas yang tidak sesuai dapat menyebabkan kerusakan pada komponen kelistrikan lain, seperti aki dan lampu.
  • Garis Ganti: Jika terjadi masalah pada kiprok biasa yang digunakan pada Satria FU, akan sulit menemukan pengganti yang tepat karena kiprok tersebut tidak diproduksi secara khusus untuk motor Satria FU.

Kesimpulan

Kiprok Satria FU berbeda dengan kiprok biasa, baik dari segi spesifikasi maupun harga. Meskipun kiprok biasa dapat digunakan pada Satria FU, namun hal tersebut tidak disarankan karena alasan ketahanan, kinerja, dan ketersediaan suku cadang. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk menggunakan kiprok asli Satria FU demi menjaga kualitas dan keandalan sistem kelistrikan motor.

BACA JUGA  Skema Kabel Body Motor Smash 110

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar